Selasa, 10 Desember 2013

tabrakan kereta dengan truk pertamina

Diposting oleh Unknown di 00.32
JAKARTA – Kecelakaan kereta api versus truk tangki bahan bakar minyak (BBM) milik PT Pertamina di pintu perlintasan Pondok Betung, Bintaro, Jakarta Selatan, bukanlah kejadian yang pertama kali.  
 
Pasalnya, kecelakaan hebat kerap terjadi di sekitar lokasi itu. Bila mengulas kecelakaan yang dikenal “Tragedi Bintaro 1987” yang menewaskan ratusan orang, tentu tak lekang dari ingatan. Di mana, jaraknya hanya sekira 200 meter dari lokasi pintu perlintasan.
 
Kejadian kecelakaan di lintasan kereta ini setiap tahunnya selalu “bergiliran”, baik itu antara kereta dengan kereta, kereta dengan pengendara yang menerobos palang pintu, maupun kereta dengan pejalan kaki.
 
Usut punya usut, ternyata kejadian dan peristiwa kecelakaan yang mewarnai pintu perlintasan ini tak terlepas dari cerita mistis. Salah seorang warga RT 07 RW 02 Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Endang (66), menceritakan bila lokasi pintu perlintasan kereta ini memang terkenal angker dan rawan. Bukan hanya karena kelalaian pengendara, tetapi juga ada pengaruh gaib. Anda boleh percaya atau tidak.
 
"Banyak kendaraan yang tahu-tahu berhenti di tengah perlintasan rel kereta dan tak bisa bergerak terus ketabrak kereta," katanya saat ditemui Okezone di dekat pintu perlintasan.
 
Makhluk gaib yang ada di lokasi perlintasan, tutur Endang, sudah diketahui warga sejak zaman dulu. Biasanya wujudnya itu menyerupai tiga perempuan cantik.
 
"Kalau di sini sudah tahu semua. Kalau orang tua dulu bilang ada tiga perempuan (gaib) berwujud cantik, dari yang bisa dibilang penghuni atau penguasa," ujarnya.
 
Warga di sini memang jarang melihat wujudnya, tetapi warga daerah lain sering ditampakkan oleh makhluk tersebut. Biasanya, sambung Endang, perempuan itu nongkrong tepat di perlintasan kereta.
 
"Ya, biasanya mereka nongkrong di pintu perlintasan. Kalau sudah gitu mau cari mangsa itu," ucapnya.
 
Bapak dari empat anak ini mengatakan, memang wujud perempuan itu tidak tampak menyeramkan, menyerupai perempuan biasa dengan pakaian warga biasa dan berwajah cantik.
 
"Ya wujudnya cantik. Biasa saja kayak perempuan biasa pakaiannya," tuturnya.
 
Mereka menampakkan diri biasanya di siang hari dan bukan di malam hari, dan daerah kekuasaannya itu meliputi pintu perlintasan Pondok Betung hingga pintu perlintasan Polsek Pesanggrahan.
 
Kendati sudah mengenal adanya peran mistis di lokasi tersebut, tambah Endang, warga sekitar sendiri memang tidak melakukan ritual khusus. Pasalnya, warga saat ini sudah tidak percaya dengan hal-hal berbau takhayul. Namun, biasanya warga selalu diberi isyarat berupa mimpi bila ada kejadian kecelakaan yang akan terjadi.
 
"Ritual itu enggak ada, cuma dulu kan ada yang ‘megang’ di sini, orang tua ya sesepuh sini, dan sekarang sudah meninggal. Dulu biasanya dia yang megang (ngatasin) cuma sekarang kan enggak tahu turunnya ke siapa," pungkasnya.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Rise & Shine Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review