sejarah singkat awal mula pocari sweat adalah Mr. Rokuro
Harima minuman mengusulkan Mr. Tokushima Akihiko untuk menggunakan cairan infus
sebagai minuman berdasar pengalamannya di Mexico. Mr Harima yang terkena diare
teringat peristiwa seorang dokter yang meminum cairan infus untuk menggantikan
cairan tubuh yang hilang setelah melaksanakan operasi. Namun usulan itu belum
disetujui karena dirasa belum saatnya. Kemudian pada tahun 1976, Mr Akihiko
Otsuka menjabat sebagai Presiden Direktur Otsuka yang ke-3. Beliau memanggil Mr
Harima yang membawa anak buahnya yaitu Akihisa Takaichi untuk membicarakan
tentang minuman cairan infus yang pernah diusulkan oleh Harima. Dia ingin
menciptakan minuman kesehatan yang komposisinya sama dengan keringat sehingga
menambah elektrolit. Kemudian Mr Harima menyerahkan pengembangan minuman
kesehatan kepada Takaichi. Pada mulanya Takaichi berfikir untuk memahami apa
itu keringat dengan mandi sauna dan berjalan untuk menganalisa komposisinya.
Lalu Takaichi langsung membuat minuman ujicoba dengan komposisi keringat saat
berjalan, namun rasanya ditolak oleh Mr Harima karena rasanya pahit. Lalu
terlintas ide menambahkan pemanis buatan, tapi masih ditolak oleh Mr Harima
karena terlalu manis.
Saat minuman dicoba oleh Mr Akihiko diruangannya rasanya
masih tetap belum sempurna, dan ada seorang karyawan yang masuk ke ruangan
untuk meminta Mr Akihiko mencoba minuman serbuk instan yang sedang
dikembangkannya, dan rasanya masih jauh dari sempurna. Kemudian muncul ide dari
Mr Akihiko untuk mencapur kedua minuman, dan rasanya enak. Minuman serbuk
instan tersebut terbuat dari jeruk, dan ternyata rasa pahit yang khas dari
jeruk menutupi rasa pahit dari minuman cairan infus. Lalu Takaichi mencoba
beberapa jenis jeruk untuk dicampurkan ke dalam minuman. Takaichi akhirnya
mendapatkan 2 jenis minuman yang berkadar gula 6,2% dan 7% untuk diujicobakan.
Pada mulanya para peneliti memilih minuman yang berkadar 7%, namun ketika para
peneliti diajak untuk berkeringat, mereka lebih memilih minuman dengan kadar gula
6,2%. Pada akhirnya Mr Akihiko memilih rasa tersebut untuk diproduksi.
Pada pertemuan dengan para direktur perusahaan mereka diminta
untuk mencoba minuman tersebut, namum mendapatkan tanggapan negatif dari para
direktur senior. Namun Mr Akihiko memutuskan untuk memproduksi minuman tersebut
dengan alasan yang menakjubkan.
Pada April 1980 penjualan Pocari Sweat dimulai, namun
mendapatkan tanggapan negatif dari para pengecer. Lalu dicoba menawarkan kepada
konsumen secara langsung, tetapi mendapatkan reaksi yang negatif juga dari para
konsumen.
Saat itu, Mr Akihiko mengambil keputusan yang menakjubkan
yaitu untuk membagikan Pocari Sweat secara gratis kepada konsumen agar konsumen
mengerti keunggulan Pocari Sweat. Dengan demikian dilaksanakanlah pembagian
Pocari Sweat secara gratis diseluruh Jepang dengan target orang-orang di tempat
yang mudah berkeringat sambil dijelaskan konsep detail tentang Pocari Sweat,
dan hasilnya para konsumen menanggapi dengan tanggapan yang positif. Walaupun
kerugian perusahaan tinggi, Mr Akihiko memutuskan untuk tetap melaksanakan
pembagian gratis sepanjang tahun.
Pada tahun 1981 penjualan Pocari Sweat masih tetap sama pada
tahun sebelumnya, namun pada peralihan musim hujan ke musim panas penjualan
mulai meningkat. Dengan konsep yang telah dimengerti para konsumen, hasilnya
panjualan musim panas tahun ke-2 penjualan meningkat secara drastis, hingga
sekarang Pocari Sweat telah dijual di 16 Negara termasuk Indonesia. Di
Indonesia promosi Pocari Sweat dibagikan secara pada bulan Ramadhan dan kepada
para pasien demam berdarah di Rumah Sakit.
0 komentar:
Posting Komentar